Home Teknologi Terkuak, Inilah Sebab Samsung Galaxy Note 7 Meledak

Terkuak, Inilah Sebab Samsung Galaxy Note 7 Meledak

87
0
SHARE

Bebas.id – Beberapa waktu lalu, Samsung sempat dinyatakan gagal dalam menciptakan smartphone terbarunya Samsung Galaxy Note 7 yang beberapa bulan sebelum peluncurannya smartphone ini cukup banyak menyita perhatian netizen yang tak sabar ingin mencicipi kecanggihan ponsel ini. Namun sayang, produk andalan dari Samsung tersebut rupanya cukup memakan banyak korban dengan banyaknya kasus Samsung Galaxy Note 7 yang meledak.

Banyak kisah tragis dibali smartphone buatan vendor Korea Selatan tersebut, Samsung Galaxy Note 7 mudah sekali panas dan akhirnya meledak hingga memakan kerugian. Namun, hingga saat ini Samsung sendiri masih belum memberikan pemaparan secara jelas mengenai sebab meledaknya ponsel buatannya itu.

Tapi, baru-baru ini sebuah Instrumental, perusahaan yang bergerak disektor engineering tersebut telah melakukan pembongkaran dan mengalisa terkait penyebab Samsung Galaxy Note 7 yang seringnya mengalami panas dan meledak tersebut.

Berdasarkan hasil analisa yang telah dilakukan oleh Instrumental ini, diketahui bahwa ada salah satu yang merupakan penyebab utama dari Samsung Galaxy Note 7 mudah terbakar ini, yaitu margin atau ruang kosong yang ada pada sekitar baterai berukuran kecil sehingga membuat smartphone mudah meledak.

Padahal menurut Instrumen, ruangan kosong tersebut begitu diperlukan untuk dapat dijadikan sebagai akomodasi pembengkakan baterai ketika smartphone dipakai. Apabila ruang tersebut tidak mencukupi, maka resikonya smartphone bisa meledak.

Dalam keterangan resminya Instrumental juga menyatakan apabila setiap insinyur baterai pasti akan memberikan informasi pada penggunanya babwa hal tersebut penting untuk meninggalkan beberapa persentasi langit-langit yang ada di ataas baterai, 10 persen merupakan rule-of-thumb kemudian seiring dengna berjalannya waktu kasar baterai akan memperluas keruangan tersebut.

Jenis baterai Li-Po yang terdapat pada smartphone buatan vendor trnama ini adalah jelly-roll modelnya. Dimana baterai ini memiliki kutub positif dan lapisan negatif yang dipisahkan oleh adanya polimer. Hal tersebut menjadi peluang untuk arus energi antara dua lapisan tanpa saling melakukan sentuhan, karena apabila hal tersebut terjadi, maka akan mengakibatkan baterai meledak karena perpindahan panas dan energi meningkat lebih besar.

Saat ini Samsung Galaxy Note 7 telah disuntik mati oleh sang vendor. Keputusan tersebut sengaja diambil Samsung untuk menyelesaikan produksi dan penjualan smartphone secara permanen karena banyaknya kerugian yang ditaksir mencapai angka triliunan rupiah tersebut.

Samsung Galaxy Note 7 diberhentikan pada awal bulan September 2016 kemarin. Beberapa unit smartphone ini juga mengalami masalah overheat pada baterai dan berakibat mengalami ledakan sehingga Samsung memutuskan untuk menarik semua unit Samsung Galaxy Note 7 yang sudah terjual dan membatalkan pre-order smartphone ini untuk beberapa negara.

LEAVE A REPLY