Home Berita Utama Seperti Ini Keadaan Asrama STIP Tempat Penganiayaan Amir Hingga Tewas

Seperti Ini Keadaan Asrama STIP Tempat Penganiayaan Amir Hingga Tewas

356
0
SHARE

Amirullah Adityas Putra (19- sebelumnya ditulis 18) meregang nyawa sesaat setelah dihajar oleh seniornya. Berita ini kontan mengejutkan banyak pihak. Betapa sering publik mendengar soal siswa meninggal hanya karena alasan ospek atau semisalnya.

Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran berduka. Salah satu tarunanya meninggal dunia Rabu (10/1) mirisnya, peristiwa tersebut berada di lingkungan asrama pendidikan. Dan sampai saat ini, polisi sudah menetapkan 4 tersangka dalam kasus ini.

Penganiayaan tersebut terjadi di Gedung Dormitory ring 4, Kamar M205 lantai 2, Jl. Marunda Makmur, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Dilansir Liputan6, tempat tersebut adalah kamar taruna tingkat dua tinggal. Ada beberapa ranjang di setiap kamar di sana.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementrian Perhubungan, Wahyu Utomo menegaskan, barak dibuat terpisah. Makanya mereka tidak bisa menyebrang.

Sejumlah pengaman seperti kawat berduri dan lainnya berdiri kokoh di tempat ini. Hal ini dilakukan guna mengontrol hal yang tidak diinginkan. Selain itu, ada juga kamera CCTV.

Selain itu, Wahyu menambahkan selain kawat berduri dan semisalnya, di STIP juga ada penjagaan ketat, melibatkan personil TNI, Polri dan dijaga hampir 24 jam. Wahyu heran kenapa bisa lolos dan menyeberang barak.

Korban, Amirullah adalah taruna baru. Dia masuk sekitar bulan September 2016. Kuat dugaan, penganiyaan terkait tradisi marching band.

Untuk melihat lebih jelas tempat kejadian perkara, redaksi telah merangkum sejumlah foto untuk Anda.

Pagar pemisah antar barak yang dihuni tiap angkatan Taruna STIP (Liputan6.com/Nanda)
Sekola Tinggi Ilmu Pelayaran (Liputan6.com/Nanda)
Amirullah Adityas Putra di sebelah kanan (Foto: Dok. Keluarga)

 

Apapun alasannya, apalagi kekerasan atas nama pendidikan tidaklah dibenarkan. Dan sangat disesalkan terjadi hal ini di sebuah lembaga pendidikan tinggi yang seharusnya melahirkan lulusan terbaik.

LEAVE A REPLY