Home Wisata Indonesia Rekomendasi: Seporsi hanya 5 Ribu, Mie Ongklok Prapatan Sumberan Memiliki Cita Rasa...

Rekomendasi: Seporsi hanya 5 Ribu, Mie Ongklok Prapatan Sumberan Memiliki Cita Rasa Paling Beda

348
0
SHARE

Ada satu keunikan jika Anda mengunjungi Wonosobo, selain hujan yang bisa terjadi 24 jam Wonosobo juga memiliki icon kuliner unik. Salah satunya adalah mie ongklok. Jika tempe kemul, mungkin banyak padanan di Indonesia, namun mie ongklok berbeda.

Mie ongklok ditemukan oleh seorang warga keturunan Cina pada tahun 1960 an. Pada awalnya, beliau berjualan dengan cara dipikul keliling kota Wonosobo. Meski dicap gila bahkan diolok, namun di versi lain ada yang mengatakan pencipta mie ongklok adalah Pak Muhadi.

Guys..

kali ini kita tidak akan bicara sejarah mie ongklok ya! Tapi kita akan bicara soal mie ongklok Prapatan Sumberan. Yap, sebuah tujuan kuliner yang tidak banyak orang tahu. Siapa sangka justru di sinilah terdapat mie ongklok dengan cita rasa paling beda dan paling modern.

Cita Rasa Berbeda Harga Sekedarnya

Secara umum, jika kita perhatikan rasa mie ongklok umumnya manis saja. Bahkan di beebrapa tempat yang populer di Internet serat dikenal masyarkat luas rasa manis menjadi dominasi.

Mengunjungi Wonosobo, tidak lengkap rasanya jika belum mencicipi mie ongklok dan tempe kemul. Keduanya adalah penganan khas, yang seakan mewakili keramahan kota dingin Wonosobo.

Selama ini, Anda mengenal tempat mie ongklok Andalan di Wonosobo mungkin hanya pada 3 tempat, yaitu Pak Muhadi, Bu Ummi dan Longkrang. Memang 3 tempat tersebut paling ramai dan dikenal.

Bukan berarti tidak ada tempat lebih menarik lainnya. Adalah mie ongklok prapatan Sumberan. Mie ongklok yang hanya berupa gerobak kecil, rasanya paling beda di Wonosobo.

Pak Slamet, pria berusia hampir 65 tahun ini sehari-hari berjualan dibantu anak lelakinya. Terhitung hampir 27 tahun beliau berjualan. Sehari-hari, mie ongklok Pak Slamet ramai dikunjungi orang.

Gambar @pandumanual.blogspot.co.id/

Berbeda dengan mie ongklok pada umumnya, kuah kental yang dipakaiu justru berwarna kuning. Kalau umumnya kan, coklat dan manis. Namun kuah kental buatan Pak Slamet kuning dan rasanya gurih.

Jika umumnya sate sapi bakar dalam keadaan sudah dimasak, Pak Slamet mempunyai cara unik, beliau hanya merendam sate tersebut dalam bumbu khusus sebelum dibakar. Jadi, Anda bisa melihat daging merahnya.

Seporsi mie ongklok Pak Slamet hanya dibanderol 5 ribu rupiah saja. Jika Anda ingin plus sate, seporsi cukup merogoh 10 ribu rupiah.

Rupanya, keunikan rasa mie ongklok buatan Pak Slamet tak lepas dari tangan dinginnya dalam mengolah masakan. Jika umumnya kuah kental dicampuri ebi kering, Pak Slamet memakai kuah ayam.

Beliau juga mengatakan kalau rahasia masakannya hanya pada bumbu dapur.

“Tidak ada yang istimewa, hanya beda soal bumbu dapur saja,” ujarnya Sabtu (14/1)

Berkunjung ke Wonosobo, jangan lupa mampir ke mie ongklok Pak Slamet. Tempatnya juga mudah dicari. Sesampai di Wonosobo cari saja Alun-alun. Dan dari Alun-alun, tanyakan ke arah Sumberan. Sesampai di sana, ada prapatan Sumberan.  Gerobak Pak Slamet ada di sebelah kiri jalan.

Mie Ongklok Pak Slamet

Alamat: Prapatan Sumberan (Ojek) Wonosobo, Jawa Tengah

Buka: Jam 14 – jam 19 WIB

 

LEAVE A REPLY