Home Berita Utama Lagi, Ummat Islam Berkumpul Memprotes Kebijakan Pilih Kasih Polda Jabar

Lagi, Ummat Islam Berkumpul Memprotes Kebijakan Pilih Kasih Polda Jabar

304
0
SHARE

Buntut panjang dari pengeroyokan yang dilakukan ormas binaan Kapolda Jabar tidak hanya sehari dua hari. Beberapa markas GMBI bahkan ditutup paksa, dan oknumnya ditempeleng.

Di Sukabumi, anggota GMBI diusir, begitu juga di Pangandaran. Di Bogor markas GMBI bahkan dibakar warga. Tragedi permanisme yang terkesan didukung Kapolda Jabar tersebut dikecam berbagai pihak.

Belum lagi laman fans page Facebook Polda Jabar yang sekarang dihapus, sempat memposting berita hoax. Salah satunya adalah video Youtube yang diunggah, kemudian tertulis bahwa PWM Muhammadiyyah Jabar mengecam keras aksi FPI.

Nyatanya semua itu palsu. Atas pencatutan tersebut, PW Muhammadiyyah Jabar memprotes keras. Bahkan menuliskan klarifikasi yang kemudian jadi viral di dunia maya.

Aksi 161 Protes Keras Arogansi Ormas Binaan Kapolda Jabar

Lambannya penangangan aksi pengeroyokan oleh ormas GMBI, dan sikap pembelaan Kapolda Jabar kepada ormas binaannya, mengundang reaksi keras dan kecaman dari berbagai pihak.

Ummat Islam yang paling merasa terluka, hari ini, Senin (16/1) melakukan aksi protes. Aksi tersebut diprakarsai oleh FPI dan sejumlah ormas Islam lainnya.

Akis tersebut, sebagaimana dilaporkan JPNN, Sabtu (14/1/2017) akan dipusatkan di Mables Polri di jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Para peserta akan berkumpul di Masjid Agung Al-azhar yang berada tak jauh dari Mabes Polri kemudian melakukan long march ke Mabes Polri. Aksi tersebut akan dikawal oleh para Ulama dan Habaib.

Seruan yang diatas namakan FPI beredar di sosial media.

“PANGILAN JIHAD….!!! AKSI 161 BERSAMA HABAIB7 ULAMA. SENIN 16 JANUARI 2017 KUMPUL DI MASJID AL-AZHAR KEBAYORAN BARU SALHAT DHUHA JAM 8 PAGI LONG MARHC KE MABES POLRI JAM 9 PAGI. COPOT7PROSES HUKUM KAPOLDA PREMAN KARENA: PELINDUNG PREMANISME – KRIMINALISASI ULAMA ADU DOMBA RAKYAT – EMRUSAK NKRI. Laporkan Penistaan Islam sebagai agama Arab dan penodaaan Rukun Iman Hari Akhir sebagai Ramalan Masa Depan,”  tulis FPI di akun InstagIns-nya, Sabtu (13/1).

Sebelumnya, Kamis (12/1), ummat Islam yang sedang dalam perjalanan pulang usai memberikan dukungan moral untuk Habib Rizieq diserang oleh ormas GMBI.

Bahkan 5 orang terluka, 1 koma dan 1 patah tulang. 1 mobil Kijang Inova pecah kaca. Video pengeroyokan tersebut beredar secara luas di media sosial.

Terkait dengan adanya aksi protes tersebut, sejumlah netizen berkomentar, bahwa aksi tersebut harus diadakan. Mengingat hukum di Indonesia sudah mulai serampangan dan hanya dimiliki mereka yang memiliki jabatan.

Beberapa netizen bahkan mengaku akan mengikuti aksi tersebut. Dan juga mengawal agar semua tuntutajn berhasil.

Sampai berita ini diturunkan, berita mengenai ormas GMBI yang dihadang warga dan juga diusir masih terus ramai di  media sosial. Namun begitu, wakil Presiden Jusuf kala dan sejumlah pihak meminta agar masyarakat tidak terpancing emosi.

LEAVE A REPLY