Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama Korea Sinopsis Drama Korea Missing Nine Episode 1

Sinopsis Drama Korea Missing Nine Episode 1

12861
0
SHARE

Drama ini dibuka dengan adegan seorang wanita yang tersadar di tengah hamparan pantai yang berlumpur. Tak satupun manusia yang tampak di sekelilingnya, sebelum akhirnya dia melihat di seberang sana ada sebuah bangunan dengan bendera Cina.  yang memasang bendera Cina seorang wanita terbangun di pantai berlumpur. Dengan sisa tenaga yang ada, ia berlari menuju bangunan itu.
Sinopsis Drama Korea Missing Nine

Kemudian scene beralih ke tempat lain, saat seorang pria yang sedang berupaya untuk membujuk seseorang tentang kasus hilangnya sekelompok manusia ynag tidak diketahui keberadaannya. Sementara itu, orang yang diajak untuk berkomunikasi lewat telepon tersebut tampaknya adalah orang tua dari salah satu korban hilang. Ia hanya terus merasa optimis bahwa sekelompok manusia tersebut tidak hilang bahkan mati. Ia percaya bahwa mereka akan kembali dengan selamat.

Setelah cukup lama berdebat di telepon, akhirnya ia kehilangan kesabaran dan melemparkan ponselnya ke lantai seketika. Di sebuah meja terpampang sebuah nama “Presiden Jang Do Pal”.
Beberapa menit kemudian, skretaris presiden datang dengan menyeret televisi yang isinya memberitakan tentang musibah kecelakaan jet privat milik Legend Entertainment, yang kebetulan sedang membawa beberapa artis. Berita tersebut telah tersiar sejak 4 bulan yang lalu. Namun yang lebih mengejutkan adalah ditemukannya sesosok wanita yang bisa selamat dari kecelakaan maut tersebut. Hal tersebut rupanya membuat presiden Jang tampak tidak senang.
Korban selamat diketahui adalah wanita yang terbangun dari pantai berlumpur yang terletak di Cina. Ia bernama Ra Bong Hee, seorang penata gaya dari salah satu artis Legend Enterteinment. Akibat kejadian tersebut, Ra Bong Hee akhirnya terpaksa harus menjalani proses interogasi dengan kepolisian yang berhubungan dengan kecelakaan jet yang ia tumpangi. Di tempat lain, para fans dari artis-artis yang mengalami kecelakaan itu, menyalakan lilin dan meneriakkan harapan artis-artis mereka akan kembali di depan gedung Legend Entertainment. Banyak fans yang mengkritik kinerja pemerintah yang tidak becus dalam pencarian korban.
Tidak hanya fans remaja saja yang dihebohkan dengan berita fenomenal ini. Bahkan tantara wajib militer, ahjumma dan nenek-nenek di sekitar kompleks perumahan saja juga tak luput dari berita menggemparkan ini. Terlihat seorang ahjumma yang baru pulang dari menyelam dan melihat berita Ra Bong Hee di televisi. Berita tersebut membuatnya terkejut sampai ia terburu-buru untuk pergi.

Berita heboh tersebut akhirnya ditutup dengan berita pembentukan komisi khusus oleh pemerintah yang bertujuan untuk menciptakan komisi khusus guna melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan pesawat tersebut. Setelah menyaksikan seluruh tayangan berita, Jaksa Cho menerima panggilan telepon dari Jaksa Yoon Tae Young.

Setelah selesai melakukan investigasi bersama kepolisian Cina, Bong Hee diterbangkan lagi ke Korea ditemani seorang pria yang bekerja sebagai pegawai pemerintah. Namun saat ia melihat keluar jendela, rasa trauma akibat kecelakaan jet membuatnya ketakutan dan terbayang-bayang saat ia mengalami kecelakaan.

Sang pria mencoba bersikap santai dan membuka pembicaraan dengan Bong Hee. Ia berkata bahwa ia adalah salah satu anggota tim khusus yang ditugaskan untuk melakukan pencarian orang hilang pada kecelakaan itu. Namun ternyata mereka bahkan tak menemukan seorangpun sampai akhirnya Bong Hee muncul dengan selamat sebagai salah satu korban kecelakaan. Ia sekali lagi menanyakan kebenaran pengakuan yang diucapkan oleh Bong Hee kepada petugas kepolisian Cina. Dan Bong Hee hanya mengiyakan disertai anggukan lemah.

Setibanya di bandara, kerumunan wartawan dan fans langsung membanjiri Bong Hee dengan puluhan pertanyaan yang terlontar. Bong Hee tetap diam dan melanjutkan langkahnya sampai ia menmeukan sosok ahjumma yang ternyata adalah ibu dari Bong Hee. Keduanya saling berpelukan diwarnai tangisan haru dan bersyukur atas keselamatan Bong Hee.

Dari kejauhan, Jaksa Yoon memperhatikan gerak gerik Bong Hee dan ibunya, tampaknya ia begitu tertarik dengan kalung yang dikenakan oleh Bong Hee.

Kemudian ia mendapatkan telepon dari Jaksa Choi yang memberitahu bahwa Bong hee mengalami lupa ingatan (PTSD) yang disebabkan oleh kecelakaan yang ia alami. Fakta yang cukup mengherankan adalah pihak penyidik menutupi fakta bahwa Bong Hee sedang mengalami lupa ingatan. Bukan berarti bahwa ia tidak akan bisa mengingat potongan kisah kecelakaan itu selamanya, ia masih bisa kembali teringat sedikit demi sedikit atau langsung mengingat keseluruhan cerita. Hanya saja tidak ada yang tau kapan ingatan itu akan kembali. Oleh karena itu, penyidik hanya bisa menunggu pulihnya ingatan Bong Hee.

Beberapa saat kemudian, Choi Hee Kyung ketua komisi penyidik kecelakaan pesawat datang menghampiri Bong Hee seraya menariknya kedalam pelukan dan mengucapkan terimakasih karena ia telah kembali dengan selamat. Sekilas ia tapak sangat tulus saat melakukannya, tapi tak lama setelah itu ia memaksa Bong Hee untuk melihat kea rah kamera walaupun Bong Hee terlihat jelas tidak nyaman.

Keduanya berjalan menuju kantor Hee Kyung. Sesampainya di sana, Hee Kyung menatap tajam sosok Bong Hee sebelum mulai untuk memberikan dia berbagai macam pertanyaan. Ia juga bertanya apakah Bong Hee lega setelah mengalami hilang ingatan.

Tapi sebenarnya kasus hilang ingatan Bong Hee menjadi masalah bagi komisi penyidik. Hal ini disebabkan karena kecelakaan yang terjadi adalah masalah besar bagi negara yang sudah berlangsung selama 4 bulan terakhir. Dan harapan sekaligus kunci keberadaan korban kecelakaan pesawat berada di ingatan Bong Hee. Selama 4 bulan itu pula, ada banyak rumor yang beredar. Mulai dari rumor bahwa kecelakaan hanya rekayasa yang dibuat oleh agensi Legend Entertainment, ada juga yang mengatakan bahwa pernah melihat penyanyi Lee yeol berada di Cina dan Choi Tae Ho di sebuah klub. Saat semuanya berpikir untuk melupakan kehebohan tersebut, Bong Hee tiba-tiba muncul dan membuat segalanya menjadi lebih rumit karena ia kembali tanpa bisa mengingat apa yang terjadi. Hee Kyung menegaskan dengan berkata “kau harus berusaha mengembalikan ingatanmu apapun yang terjadi. Dan setelah ingatanmu kembali, segera beritahu kami siapa yang mati dan siapa yang masih selamat. Karena ini adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan kedamaian negara. Satu hal yang harus kau ingat, menyediakan jawaban atas pertanyaan dari masyarakaat adalah sikap patriotisme.”

Diwarnai dengan tetesan air mata, Bong Hee mulai mengingat kembali apa yang terjadi sebelum terjadinya kecelakaan. Saat itu dalam ingatannya adalah hari yang paling membahagiakan. Hal itu dikarenakan ia bekerja untuk pertama kalinya sebagai seorang penata gaya dari artis Seo Joon Oh yang akan pergi ke luar negeri.

Saat itu ia tampak sedang ceria dan berlari keluar dari stasiun subway seraya tersenyum melihat passport barunya. Lalu ia pergi menuju butik untuk mengambil baju Seo Joon Oh dengan langkah yang bersemangat.

Jung Ki Joon manager dari Seo Joon Oh ditelepon oleh sang artis yang menginginkannya untuk segera datang ke lokasi syuting dalam waktu 10 menit tanpa mempedulikan alasan apapun dari keterlambatan Ki Joon.
Tepat saat Bong Hee keluar dari butik dengan membawa setumpuk pakaian Seo Joon, Ki Joon meneleponnya untuk memberitahu bahwa mereka harus datang ke lokasi syuting dalam waktu 10 menit. Oleh karena itu ia akan datang untuk menjemput Bong Hee.

Sementara itu, Seo Joon ternyata sedang syuting untuk acara variety show yang membuatnya harus mencari gurita di lumpur. Tampak jelas bahwa ia sangat enggan untuk melakukannya. Bahkan ia diminta untuk berguling di dalam lumpur sampai ia merasa mual. Ia jadi semakin tak sabar dan menelepon Ki Joon untuk mengatakan batas waktunya yang tersisa 3 menit. Ki Joon yang frustasi akhirnya memblokir nomor Seo Joon.

Akhirnya Seo Joon berhasil menemukan gurita, namun sutradara beralasan bahwa itu terlihat sangat mudah sehingga ia kembali menyuruh Seo Joon untuk membuat adegan tampak lebih hidup dengan cara memakan gurita itu hidup-hidup. Seo Joon mencoba untuk memakan gurita,namun saat ia mendekatkan gurita ke dalam mulutnya, ia benar-benar tak sanggup melakukannya sampai akhirnya ia melemparkan gurita ke dalam lumpur lagi. Ia bertambah kesal karena Ki Joon yang tak bisa dihubungi. (Ya iyalah orang diblokir hehe..)

Seo Joon yang sudah kehabisan kesadaran menolak untuk melanjutkan syuting dan memilih untuk mengurung diri di dalam kedai.

Ki Joon dan Bong hee yang sedang dalam perjalanan mulai terlibat pembicaraan ringan untuk mencairkan suasana. Bong Hee mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan pertamanya setelah ia lulus kuliah, dan Ki Joob menjawab dengan kesal bahwa tak ada satupun yang datang untuk melamar menjadi penata gaya Seo Joon. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk merekrut Bong Hee. Dia juga memberitahu jadwal mereka selanjutnya yaitu konser Legende Town yang berlangsung di Cina. Kemudian Ki Joon bertanya pada Bong Hee, sejauh mana ia mengetahui sifat Seo Joon.

Kemudian Bonh Hee meyebutkan beberapa insiden terkait Seo Joon yang ia ketahui. Seo Joon adalah mantan leader dari boyband Dreamers, ia seorang artis papan atas sebelum akhirnya kesulitan karena ia terlibat dalam insiden menyetir saat mabuk.

Kepada media, Seo Joon berkata bahwa ia memang minum-minum, tapi ia tidak pernah menyetir dalam keadaan mabuk. Sejak insiden itu, Seo Joon kehilangan popularitas dan fasn, ditambah lagi media selalu menuliskan keburukannya dan akhirnya membuat Dreamers dibubarkan. Pada konferensi pers, Seo Joon terlihat akting menangis untuk menyesali perbuatannya, sementara itu Lee Yeol kemudian mengambil alih tugas Seo Joon dan memberitahukan informasi bubarnya Dreamers. Tampak Choi Tae Hoo yang sangat marah.

Setelah pembubaran Dreamers, Seo Joon mencoba untuk merilis single solo. Tapi sialnya tak satupun dari singlenya yang sukses. Bahkan semua acara termasuk drama yang dibintanginya juga gagal. Tapi kemudian Ki Joon mengatakan pada Bong Hee bahwa Seo Joon tetap menjadi orang yang berpengaruh di Legend Entertainment. Tepat setelah itu, Hwang Jae Gook presiden dari Legend Entertainment menelepon Ki Joon. Ia menelepon sambal berteriak marah karena Seo Joon yang kembali berulah.

Ki Joon tiba dan langsung meminta maaf kepada sutradara yang sedang kesal serta berjanji akan membujuk Seo Joon untuk syuting kembali. Sementara itu, Seo Joon sedang makan di kedai sambal melihat variety show yang menhadirkan Choi Tae Hoo, mantan anggota dreamers yang lebih sukses dari Seo Joon saat ini. Seo Joon tetap saja tak mau melanjutkan syitng karena merasa dibohongi karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya untuk syuting di lumpur. Dan ia tampak lebih kesal karena lagi-lagi harus tampil karena menggantikan Choi Tae Hoo.

Namun tepat saat Seo Joon melihat Bong Hee, amarahnya sedikit mereda dan ia mengatakan akan melanjutkan syuting jika pakaian yang dibawa Bong Hee sesuai untuknya.

Bong Hee akhirnya sibuk berjalan kesana kemari untuk membawakan macam-macam baju Seo Joon. Tapi tak satupun dari baju yang ia bawa disukai oleh Seo Joon.
Seo Joon mengatakan pada Ki Joon bahwa ia benar-benar tak ingin melanjutkan syuting dan segera ia melangkah pergi. Kemudian Bong Hee mencoba menghentikannya dengan menyodorkan kacamata hitam dengan merk yang terkenal. Setelah berbalik dan melihat merknya, Seo Joon semakin kesal karena Tae Ho adalah model untuk merk tersebut. Ia pun pergi dengan meminta Ki Joon untuk memecat Bong Hee.

Seo Joon yang sudah terlanjur kesal, pergi meninggalkan Bong Hee sendirian. Sementara itu, Ki Joon sedang dimarahi oleh road manager dari Seo Joon.

Seo Joon lantas pergi bersama dengan mobil yang ia tumpangi. Setelah itu ia mendapat telepon dari Ki Joon yang mengatakan bahwa ini adalah pekerjaan pertama bagi Bong Hee. Jadi akan sangat kelewatan jika ia memecatnya seperti itu.
Seo Joon langsung berbalik arah dan mengatakan pada Bong Hee bahwa ia tak akan memecatnya. Kabar itu membuat Bong Hee tampak sangat bahagia, tapi ternyata Seo Joon terlihat lebih bahagia melihat Bong Hee bahagia.

Kerumunan fans dan media mengantarkan kepergian artis dari Legende Entertainment di bandara. Semua antusias mengantarkan kepergian satu persatu artis, sampai akhirnya Tae Ho datang dan membuat Seo Joon langsung kehilangan perhatian.

Yoon So Hee keluar dari mobil, dan tampak ia mengenakan kalung yang sama dengan kalung yang dikenakan oleh Bong Hee saat ia pertama kali muncul sebagai korban yang selamat dari kecelakaan.

Presiden Hwang berkata kepada Presiden Jang, bawahannya yang sering korup, ia berpesan agar tidak menyalahgunakan dana perusahaan lagi sementara ia pergi.
Bong Hee masuk ke dalam jet tersebut dan terkagum-kagum sampai dia bertubrukan dengan So Hee. So Hee memperingatkan Bong Hee agar berhati-hati kepada Seo Joon karena ia sangat berbahaya.

Kemudian Seo Joon dan Bong Hee pergi ke toilet untuk berganti baju. Seo Joon mulai mengomel karena pilihan baju Bong Hee membuatnya tidak nyaman. Bong Hee hanya bisa mendesah dan pasrah jika setelah ini akan aada banyak kesulitan bersama Seo Joon.

Sementara Seo Joon mengomel, Bong Hee mengabari ibunya bahwa ia berada di pesawat dan tampaknya akan mengalami kesulitan di pekerjaannya. Tepat saat itu ia tak sengaja melihat Tae Ho sedang bemesraan dengan Ji Ah.

Ji Ah yang melihatnya langsung curiga jika Bong Hee merekam aktivitas mereka. Ia merampas HP Bong Hee dan mengeceknya, namun kembali lega setelah mengetahui isi HPnya adalah keluhan pekerjaan.

Kemudian semua artis dan presiden Hwang berkumpul di bar untuk berpesta. Saat Seo Joon datan, ia hanya disambut oleh Lee Yeol. Yeol diminta untuk memutarkan lagu oleh presiden, namun tampaknya ia salah pilih lagu. Karena lagu yang diputarnya mengingatkan pada masa lalu Dreamers.


Pesawaat tiba-tiba goyang, dan pilot menenangkan dengan alasan sedang memasuki turbulensi. Tampak Bong Hee yang panik karena ini pengalaman pertamanya. Sementara artis lain sedang bersantai, Bong Hee melihat Ki Joon memberikan sebotol obat kepada Ji Ah.

Berbeda dengan artis yang santai, co pilot dan pilot tampak gelisah karena awan yang dimasuki semakin gelap. Ketika pilot memutuskan untuk naik lebih tinggi, pesawat semakin terguncang.

Di lain sisi, Tae Ho sedang berdebat dengan Seo Joon. Ia menyalahkan Seo Joon atas bubarnya Dreamers. Ia mengatakan bahwa Seo Joon hanya bisa memanfaatkan orang lain bahkan membuat Jae Hyun meninggal. Sekali lagi Yeol mencoba menghentikan perdebatan diantara mereka.

(Flashback)

Malam setelah pembubaran Dreamers, Jae Hyun mengundurkan diri dan berkata bahwa ia stress sampai ingin mati. Dan Seo Joon malah marah dan menyuruhnya agar mati saja.

Pesawat kembali tergoncang dan kali ini lebih hebat. Bahkan kaca cockpit mulai retak diiringin dengan asap yang mulai muncul dari mesin pesawat.
Tiba-tiba mesin pesawat terbakar dan membuat goncangan yang lebih besar. Semua orang mulai ketakutan, dan Ki Joon bergegas mencari Ji Ah dan mendapatinya telah pingsan. Yeol dengan tanggap berusaha menyadarkan Ji Ah, smentara itu Seo Joon melihat lampu gantung di atas mereka akan jatuh. Ia menghamburkan diri bersama dengan bantal sofa untuk melindunginya bersama dengan Yeol dan Ji Ah.
Pesawat tidak bisa lagi dikendalikan dan mulai jatuh. Sementara itu di toilet, Bong Hee terperangkap bersama So Hee yang ketakutan

Dalam keadaat darurat itu, ingatan masa lalu mulai terbayang. (Flashback)

Saat itu Yeol tampak menatap poster Dreamers dengan sendu. Presiden yang marah karena Jae hyun tidak berhasil dibujuk, Ki Joon yang berkata pada Ji Ah bahwa dia akan mendapatkan manager baru. Ji Ah hanya berkata apakah ada kaitannya dengan hal itu. Ki Joon memilih untuk tidak menjawab dan mengalihkan pembicaraan.

Kemudian mereka tiba di bangunan kantor sebelum akhirnya dikejutkan dengan tubuh Jae Hyun yang terjatuh dari atas dan berlumuran darah. Seo Joon adalah orang yang paling histeris menangisi kematian Jae Hyun. (flashback end)

Pesawat akhirnya terjatuh ke dalam laut dan seketika membuat badan pesawat terpotong. Semua orang tenggelam bersama dengan badan pesawat.

LEAVE A REPLY