Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 180 ANTV Hari Ini Rabu 25 Januari 2017 :...

Sinopsis Mohabbatein Episode 180 ANTV Hari Ini Rabu 25 Januari 2017 : Terselip Rindu di Balik Benci

2489
0
SHARE

Episode 180 menghadirkan cerita berbeda. Sebelumnya, ada beberapa konflik antara Ishita dan suaminya, Raman. Namun apa daya, Ishita tertlalu baik hati dan lemah. Meski ia tahu yang mencelakai ibunya adalah Shagun, mantan istri Raman, dan meski ia tahu Raman juga yang menolong Shagun, namun Ishita tak berdaya ketika melihat Raman menderita.

Nah, pada episode sebelumnya justru Ishita mendapatkan teror saat hendak mencari keberadaan ibu Rohit. Ia juga mengalami pecah kaca mobil. Entah siapa yang melakukan, kaca mobilnya dilempar batu bersama sebuah surat kaleng. Surat tersebut berisi ancaman agar Ishita tidak meneruskan usahanya. Bukannya mundur, Ishita menceritakan pada Raman, di lain kesempatan Ishita mendapatkan teror lagi. Kali ini teror melalui telphone.

Seperti apa sih kelanjutannya? Apakah Ishita dan Raman akan terus bersatu? pada episode 180 ini, Anda akan mendapatkan keterangan lebih lengkapnya. Yuk mari, kita cek saja sinopsisnya.

Sinopsis Film Mohabbatein ANTV

Raman pulang ke rumah dengan hati sedih. Ia kecewa namun bisa apa? bahkan ia berjalan dengan langkah gontai. Sesampai di rumah tidak ada yang menyambutnya seperti biasa.

Raman merasa lapar, ia mengambil makanan dari lemari es. Memakannya di meja. Tetap sendiri. Ia berfikiri keras. Bahkan mukanya kusut. Ah, sangat tidak baik. Tetapi, saat ia berfikiri akan pergi saja makanannya jatuh mengenai bajunya.

Raman bergegas masuk ke kamar, mengambil baju. Ia kembali ke meja makan, matanya hinggap pada sesosok gadis kecil, Ruhi. Ia memanaskan makanan kemudian membawanya kepada Raman.

Ruhi menawarkan makanan untuk Raman, Raman terharu. Ia bahkan ingin menangis. Tak sadar kalau putrinya sudah besar.

Raman mengambil satu, ia membawanya lalu memakan sambil meneguk air. Kemudian Ruhi bertanya apakah makanan tersebut enak? Raman menjawab mantap kalau makanan enak dan sangat enak. Ia tersenyum. Ruhi senang.

“Ayah, aku memang masih kecil. Tapi aku tahu semuanya. Aku tahu kalau semua orang sedang marah pada ayah,” ujar Ruhi tiba-tiba. Perkataan itu mengagetkan Raman. Karena kaget, Raman terbatuk. Ruhi cekatan, ia mengambilkan minuman untuk ayahnya.

Raman bertanya, mengapa Ruhi belum tidur? Ruhi menjawab, kalau ia belum bisa tidur sebab ia memikirkan Raman, ia tak ingin Raman terluka. Dan sudah larut begitu Raman belum juga pulang. Maka Ruhi menunggunya. Raman menangis mendengarnya.

Esok harinya, Nyonya Dewa dan lainnya berdoa untuk keutuhan keluarga Raman. Dilain pihak, Ashok sedang bersiap untuk ke pengadilan. Ia akan melanjutkan sidang.

Di lain waktu Ishita sedang menaiki taxi, namun ban bocor. Raman yang mengetahuinya meminta Ihsita masuk. Ishita enggan menjawbanya. Meski ia benci tapi sebenarnya ia rindu dengan Raman. Apalagi mengingat Raman adalah suaminya.

Yuk saksikan di ANTV kelanjutan dan selengkapnya.

LEAVE A REPLY