Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 184 ANTV Hari Ini Minggu 29 Januari 2017: Pengakuan...

Sinopsis Mohabbatein Episode 184 ANTV Hari Ini Minggu 29 Januari 2017: Pengakuan Pathak dan Keterkejutan Raman

1167
0
SHARE

Proses hidup, konflik berliku dan juga serangkaian masalah yang mendera dalam kehidupan seperti sudah diwakili dalam sebuah film. Nah, di sinilah kadang orang merasa bahwa film tersebut mewakili dirinya.

Oke, mungkin kamu ngga setuju dengan yang begituan, tapi pernahkah kamu berfikir bahwa sebuah film diangkat dari kisah dalam kehidupan? yap, film adalah ilustrasi dari sebuah kehidupan. Dan bentuk film di suatu negara mewakili dari budaya yang ada di negara tersebut.

Mohabbatein, film india yang sedang naik daun dan sudah mencapai episode tua, juga penuh dengan konflik yang menarik. Jangan salah, konflik dalam Mohabbatein semakin lama semakin dalam dan sangat menguras emosi. Makanya kami hadirkan terus serial drama tersebut.

Nah, di episode 184 ini, Mohabbetin akan seperti apa sih? Kita intip saja dalam sinopsisnya yuk! Oke, beginilah sinopsis film Mohabbatein.

Sinopsis FIlm India Mohabattein ANTV

Raman ingin bicara dari hati ke hati dengan Ishita, dalam hatinya ia bimbang. Adi adalah anaknya, Shagun adalah mantan istrinya. Bahkan Shagun telah melahirkan anak untuknya, dua. Satu ikut bersamanya, Ruhi. Yang satu ikut bersama dengan Shagun, Adi namanya. Dan Adi, menurut pengakuan Shagun adalah terdakwa yang membuat ibu Ishita celaka.

Di kanting pengadilan, Raman berusaha mencairkan suasana. Ia memberi sejumlah uang kepada Adi dan menyuruhnya membeli makanan. Raman memeluk Adi hangat, mengatakan kalau ia akan selalu membela anaknya.

Di persidangan, Nyonya Kaur kembali mengungkapkan pernyataan Mihir bahwa Nyonya Iyer sedang tidak enak badan kala itu.

Namun persidangan menyatakan bahwa Nyonya Iyer saat itu sedang dalam pengaruh obat. Nyonya Kaur meminta hakim mengampuni Nonya Iyer. Menurut Pengakuan Nyonya Kaur, Nyonya Iyer sedang tidak enak badna karena obatnya habis. Dan ingin pergi ke toko obat kala itu.

Nyonya Iyer hendak menemui Ishita di kliniknya, lalu ia tertabrak mobil putih. Bukan Nyonya Iyer yang menabraknya. Lalu kenapa justru Nyonya Ishita membuka kasus ini? sebuah tuduhan untuk Ishita kembali melayang. Pengadilan memanggil Nyonya Iyer. Ishita yang sudah merasa tersudut mencegah ibunya untuk bangkit.

Ishita geram, ia berfikir pasti ulah Shagun yang merekayasa semua ini. Dan ingin rasanya Ishita mendamprat Shagun langsung, tapi ia sudah menyerahkan semuanya pada pengadilan.

Raman bangkit, ia menyela ucapan Pathak yang menuduh Nyonya Iyer menderita gangguan jiwa. Bahkan dengan berani Raman masuk ke ruang saksi dan berlagak sebagai saksi yang hendak meringankan tersangka.

Raman menegaskan kalau Nyonya Iyer, mertuanya tidak memiliki gangguan jiwa. Beliau waras dan tidak ada apa-apa. Semua itu hanya rekayasa untuk menjebak keluarganya, kata Raman.

Namun ketika Raman mendekati Pathak, Pathak mengatakan kalau semuanya adalah Nyonya Iyer yang memintanya untuk bersaksi seperti itu. Raman kaget.

 

LEAVE A REPLY