Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 200 ANTV Hari Ini Senin 14 Februari 2017: Trofi...

Sinopsis Mohabbatein Episode 200 ANTV Hari Ini Senin 14 Februari 2017: Trofi dan Cinta Raman pada Ishita

2274
0
SHARE

Tuan Sharma mengadakan pesta. Dan Raman terpilih sebagai CEO terbaik di New Delhi. Selain itu, ia juga naik pangkat sebagai presiden direktur. Ishita dan Raman menjadi orang yang paling banyak dibicarakan pada malam itu. Media mengorek resep sukses dari Raman.

Di sisi lain, Shagun melihat kesuksesan Raman dengan hati penuh dengki. Ia berkata pada Ashok, kenapa tidak dirinya saja yang jadi presiden direktur? kenapa juga tidak dirinya yang diangkat menjadi CEO terbaik di New Delhi.

Rupanya, kesialan Ashok tidak berhenti sampai di situ. Ia didamprat oleh Tuan Murti karena selalu mengirimkan model yang berbeda-beda. Tuan Murti ingin model yang khas India. Dan memiliki kecantikan lokal. Pada episode selanjutnya, Anda bisa melihatnya pada sinopsis di bawah ini.

Sinopsis Film India Mohabbetein ANTV

Raman dan Ishita sedang berduaan di dalam kamar. Keduanya bercanda dan tertawa cekikikan. Tak lama kemudian Mihika dan Mihir datang menggoda keduanya. Mengetahui kalau ada Mihika dan Mihir, Ishita bangun dan menghentikan keduanya, lalu bertanya, “Apakah ini sebuah piala?” tanya Ishita polos. Mihika menjawab, iya. Dan kemudian menunjukkan piala itu kepada Ishita.

Mihika menukas cepat, kalau Ishita tidak tahu ujudnya piala, maka ia harus belajar dari mengurusi kain sari, ejek Mihika pada Ishita.

Tiba-tba Raman  berujar cepat tentang perbincangan Ishita dan Mihika. Mihir ikut menyindir ucapan Raman. Dan empat orang itu tertawa senang. Mereka kemudian ngobrol santai.

Mihika meminta maaf karena tidak bisa ikut dalam acara di hari yang bahagia. Kali ini Ishita yang meminta maaf pada Mihika dan Mihir. Dan Ishita yang menimpali, bahwa semuanya sudah berlalu janganlah disesali lagi. Namun, Mihika dan Mihir menjanjikan sesuatu.

“Kakak sudah sering memenangkan seperti ini, tidak usah cemas,” ujar Ishita.

Raman tertegun sejenak, kemudian berlari sambil menggoda Mihir, Raman mengatakan, “Ia bukanlah lelaki bodoh. Sehingga karena ia pintar maka menikah dengan Ishita.”

Esok harinya setelah menyiapkan makanan untuk Ruhi, Ishita merasakan sakit yang luar biasa pada tangannya. Sakit bekas cidera ketika jatuh bermain kriket. Ishita masuk ke kamar, dan menelphone dokternya.

Kata dokter, ia harus dibius. Ishita heran, menanyakan kenapa harus dibius segala. Dan ketika itulah Raman masuk, Raman menawarkan diri untuk mengantar Ishita. Namun Ishita menolaknya. Raman ngeyel.

Keluarga Iyer sangat bangga karena piala dan juga penghargaan yang didapatkan oleh Raman. Bhala, Vandhu, Mihika dan lainnya mengadakan acara kecil untuk merayakannya.

Bhalla mengejek Vandu, bahwa semuanya akan berubah. Termasuk juga soal promosi. Raman mendapatkan promosi setelah ia menikah. Dan seharusnya Vandhu pun demikian, kata Bhala mengejek. Semuanya tertawa senang.

 

 

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY