Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 235 ANTV Hari Ini Kamis 16 Maret 2017: Sanjana...

Sinopsis Mohabbatein Episode 235 ANTV Hari Ini Kamis 16 Maret 2017: Sanjana Menangis Seperginya Parmeet, Ishita Geram

763
0
SHARE

Sinopsis Mohabbatein ANTV – Dalam keseharian di dunia ini, cinta adalah sebuah ungkapan, rasa, dan sebuah topik yang selalu menarik untuk dikaji, dibicarakan dan juga diceritakan. Maka dari itu film yang bertema cinta selalu menarik untuk disimak. Film Mohabbatein membuktikannya. Meski hanya sebuah serial drama, namun jalinan cerita dan konflik yang ada di dalamnya sangat menarik.

Beberapa episode yang lalu dikisahkan, Raman menguping pembicaraan antara  Ishita dan juga Mihika. Ishita mengajarkan kepada Mihika tentang sisi feminim lelaki. Ia mengatakan kalau lelaki memiliki hormon feminim, sehingga sekeras apapun lelaki itu akan mudah untuk menangis jika sudah tersentuh hormon feminimnya, Raman yang menguping sejak tadi, akhirnya menghampiri dan menggoda Ishita.

Sinopsis Mohabbatein 235

Ishita sedang gemar memasak. Untuk itu ia kursus memasak masakan Punjab kepada seorang penulis buku resep masakan terkenal, Poornima. Ia mengajak serta Nyonya Bhala. Siang itu, masak sudah selesai dan Nyonya Bhala serta Ishita sedang bersiap untuk pulang. Namun Ishita harus mengambil tasnya.

Ishita pamitan kepada ibu mertuanya. Nyonya Bhala menghadirkan Poornima, ia mengtakan agar jangan coba-coba mendekati Ruhi. Sebab kehidupan Ruhi sudah bahagia, begitu juga Ishita dan Raman.

Nyonya Bhala mengancam Poornima, kalau ia berani mendekati Ruhi dan mengganggu Ishita, maka Nyonya Bhala akan menghajarnya dan tidak segan-segan untuk menarik rambutnya sampai ia meminta maaf.

Ishita sedang mengambil tasnya, namun ia melihat tas Sanjana tertinggal. Ishita mengambilnya, setelah yakin itu tas Sanjana, ia menuju penjaga loker. Memintanya untuk menyimpan tas itu, namun si penjaga menolak bahkan meminta Ishita untuk menjaganya sendiri.

Ishita meminta alamat Sanjana, karena ia akan mengantarkannya sampai ke rumah Sanjana, bisa jadi tas itu isinya sangat penting dan tidak akan pernah Sanjana duga, kalau tertinggal di tempat kurus memasak.

Akhirnya, Ishita mencoba mencari tahu alamat rumah Sanjana, setelah ia mengantarkan ibu mertuanya pulang ke rumah. Sendirian ia mencari alamat Sanjana Arora. Beberapa waktu kemudian alamat tersebut sudah ditemukan.

Ishita bertanya kepada penjaaga warung di dekat rumah Sanjana, ketika Sanjana keluar, ternyata ia bersama dengan Parmeet. Ishita pun dongkol sekali, ia kesal bukan main. Dalam hati, ia mengumpat dan memaki. Namun ia memilih bertanya langsung saja dengan Sanjana nanti. ia akan mencari tahu hubungan antara Sanjana dan Parmeet. Kenapa Parmeet selalu ada di dekat Sanjana?

Sanjana menangis. Pikirannya semakin cemas. Ia bertanya pada Sanjana apa yang terjadi? apakah Parmeet menyakitinya, Ishita menawarkan bantuan, ia berjanji akan menolongnya. Namun Sanjana menolak. Ia mengatakan semua baik-baik saja.

Ishita mendesak Sanjana, ia mengatakan kalau semua baik-baik saja kenapa ia menangis? akhirnya Sanjana buka suara. Ia menjelaskan kalu Parmeet selalu memberikan kabar soal adiknya, masalahnya Sanjana dan adiknya sudah tidak pernah lagi berhubungan.

 

LEAVE A REPLY