Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 238 ANTV Hari Ini Sabtu 19 Maret 2017: Rencana...

Sinopsis Mohabbatein Episode 238 ANTV Hari Ini Sabtu 19 Maret 2017: Rencana Keluar Negeri

852
0
SHARE

Sinopsis drama India Mohaabbatein ANTV – Raman dan Ishita diklaim sebagai pasangan serasi, namun akhirnya ada saja yang berusaha memusuhi mereka semua. Dari usaha Ashok untuk merebut jabatan presdir sampai Shagun yang belum juga bisa move on dari Raman. Konflik lain adalah antara Mihir dan Mihika. Keduanya sudah sama-sama suka. Dan menyatakan akan menikah, tetapi ada saja halangan yang ada. Mulai dari Nyonya Iyer yang tidak percaya dengan Mihir sampai hal lain.

Setelahnya, ada kabar bahwa Ishita didorong oleh Raman ke jurang, semua itu untuk mengelabui Ashok. Ia ingin menseting seolah-olah ia benar-benar membunuh Ishita. Namun apakah yang terjadi kemudian? apakah Ishita benar-benar meninggal? kita simak saja Mohabbatein episode kali ini.

Sinopsis Mohabbatein episode 238

Akhirnya Nyonya Bhala dan Tuan Bhalla bertindak. Keduanya berencana keluar negeri untuk membantu pernikahan antara Mihir dan Mihika. Tetapi Raman mencemaskan, apakah imigrasi akan membolehkan? Raman pun menyuruh ayahnya untuk mempertimbangkan lagi. Begitu juga harapannya kepada sang ibu.

Nyonya Bhala dan suaminya sudah mantap. Makanya ia berkata tegas pada Raman kalau semuanya akan baik-baik saja, ia tidak usah khawatir. Raman akhirnya pamit. Dan mengatakan kalau Tuan Bhala harus membangunkannya pukul 3 pagi. Apakah ayahnya bisa? kata Raman. Tuan Bhala mengangguk bisa. Dan kemudian datanglah Mihir, ia hanya mengatakan kalau dirinya sudah siap untuk menikah dengan Mihika di manapun dan kapanpun. Selain itu ia mengucapkan terima kasih atas bantuan Tuan dan Nyonya Bhala.

Vandu mengajak mereka semua untuk bersantai dahulu, karena bisa jadi nanti akan repot dan sibuk selama di luar negeri dan tidak sempat minum kopi lagi. Namun Nyonya Bhala menolak. Ia berkata kalau semuanya harus disiapkan secepat mungkin. Tidak boleh tidak. Kebaikan harus segera dijalankan, apapun dan bagaimanapun resikonya.

Soal orang imigrasi, Nyonya Bhala yakin tidak akan ada masalah. Makanya, ia mengatakan kepada Raman dan yang lain untuk tenang dan tidak terpancing isu murahan. Semuanya akan baik-baik saja. Selain kepergiannya membawa dokumen, juga ada beberapa hal yang sudah disiapkan secara matang.

Raman tidak jadi tidur. Ia bergabung dengan obrolan. Ia menyentuh tangan Ishita, lalu Ishita bercanda apakah Raman tersetrum arus pendek? Mihir diperintah Raman membuat minuman. Mihir pun bergegas menuju dapur.

Kemudian Raman kembali memggoda Ishita. Sedangkan Mihir sudah berada di dapur untuk membuat minuman. Tak lama kemudian Ishita masuk, ia membuat makanan kecil dan membawanya ke depan. Keluarga Nyonya Bhala pun kembali berkumpul dan menceritakan apa yang akan dilakukan mereka nantinya.

Vandu dan suaminya turut serta nimbrung. Padahal, keduanya seharusnya menyiapkan bekalnya sendiri. Mihika dan Mihir senang bukan main.

 

 

LEAVE A REPLY