Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 252 ANTV Hari Ini Sabtu 2 April 2017: Ishita...

Sinopsis Mohabbatein Episode 252 ANTV Hari Ini Sabtu 2 April 2017: Ishita Pingsan, Raman Mengamuk di Rumah Sakti

490
0
SHARE

Sinopsis Mohabbatein 252– Dalam soal sikap Raman memang kasar dan keras, namun ia sebenarnya lembut dan baik hati. Ishita sudah membuktikannya sendiri. Berapa kali ia bisa mengubah Raman dengan mudahanya. Beberapa waktu lalu, Raman cemburu karena Ishita mendapatkan kiriman buku dari Maani. Apalagi novel tersebut adalah novel romantis.

Meski tahu Raman cemburu, Ishita tidak begitu menggubris, sebab nanti juga akan sembuh dengan sendirinya. Makanya Ishita terus saja berbuat baik padanya. Nah, pesta tilak Mihir dan Mihika juga sudah selesai. Hikmah dari perginya Nyonya Bhala ke London, Ishita akhirnya bisa mempersiapkan pemujaan 9 hari.Sekarang apa yang akan terjadi? dan konflik apa yang akan menyapa? kita simak saja dalam episode 252 ini.

Sinopsis Mohabbatein ANTV 252

Raman menungguio Ishita yang sedang melakukan aarti. Di sana ada juga Shimmi dan yang lain. Namun kehadiran Maani membuat Raman cemburu dan kesal bukan main. Ternyata Ishita sama sekali tidak banyak menunjukkan kalau ia mencintai orang lain selain Raman.

Saat Raman tengah berada di puncak keesalannya, Ishita ambruk. Dan tentu saja semua orang yang hadir panik. Raman berlari secepat mungkin ke arah Ishita. Hidung Ishita keluar darah. Ia tak sadarkan diri.

Raman berkata panik, agar Ishita membuka matanya. Darah mengalir deras dari hidungnya. Raman bertariak agar Romi segera mengambil mobil. Vandu meminta Raman segera membawa Ishita sedangkan ia akan mengurusi Anak-Anak.

Raman berlari menuju mobil sambil menggendong Ishita. Ia panik sekali. Sesampai di rumah sakti, Raman berteriak, ia memanggil dokter dan semuanya, ia ingin agar Ishita segera ditolong.

Ternyata di rumah sakit itu sedang ada pemogokan. Raman marah bukan main, ia membentak perawat yang ada. Mengatakan agar segera mengurusi istrinya. Raman panik sekali. Maani yang melihat kasih sayang Raman dan perhatiannya trenyuh, lalu ia menelphone salah seorang dokter. Mengatakan kalau ia juga pemilik saham dan mendonasikan uangnya di rumah sakit itu. Maka Manni meminta segera ditolong, segera datangkan dokter.

Kemudian setelah selesai, ia mengatakan pada Raman akan ada dokter yang datang. Makanya, Raman harus tenang. Bukannya tenang, Raman justru semakin belingsatan tidak karuan. Romi membujuk Raman dengan mengatakan kalau perkataan Maani benar.

Mihika sedang marah kepada Ashok. Ia melemparkan handphone hadiah dari Ashok. Ashok mengambilnya kembali dan memegang tangan Mihika. Lalu Mihika mengatakan lagi kalau ia tidak butuh dengan hadiah, jadi jangan genti.

Saat Ashok memegang tangan Mihika, Shagun masuk dan langsung mengatakan “Kejutan menarik”. Ashok berkata cepat, agar Shagun melihat sikap Mihika padanya. Tentu saja Mihika marah, sebab Ashok yang memulainya dan bukan ia yang menggodanya.

LEAVE A REPLY