Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 257 ANTV Hari Ini Rabu 6 April 2017: Raman...

Sinopsis Mohabbatein Episode 257 ANTV Hari Ini Rabu 6 April 2017: Raman Dikejar Perawat Tua

722
0
SHARE

Sinopsis Mohabbatein – Vandu marah besar pada Bala, karena ia tidak mengingat hari ulang tahun pernikahannya. Bahkan Vandu menangis. Tapi Bala tanggap, ia segera bisa tahu kalau penyebabnya adalah hari ulang tahun pernikahan. Dan Bala meminta maaf, lalu mengajak istri dan anaknya untuk pergi bersenang-senang merayakan hari ulang tahunnya.

Raman dan Ishita sejenak melupakan masalah yang menimpanya. Raman mulai tumbuh sifat jahilnya. Tetapi, Ishita bisa mengelak. Di sisi lain ia sedang cemburu berat pada Maani, teman akrab Ishita. Bahkan Raman dengan sengaja menyindirnya. Raman juga tersinggung atas perkataan Maani yang menuduhnya egois dan tidak tahu diri. Baginya Raman adalah suami yang tidak bisa melihat kebaikan istri. Dan pernikahannya adalah palsu. Kalau bukan karena Ruhi tentu pernikahannya sudah hancur.

Sinopsis Mohabbatein episode 257

Raman kembali berulah. Kali ini ia sedang berencana untuk bisa menjadi yang terbaik bagi Ishita. Ia ingin membuktikan kalau perkataan Maani salah. Ia ingin menjadi diri sendiri yang lebih baik. Salah satunya dengan latihan mencium. Ia ingin memberikan ciuman mesra dan paling romantis pada Ishita.

Raman sudah mencium keluarganya, mulai Romi, Shimmi dan seluruh keponakannya. Akhhirnya Raman berusaha untuk mengejutkan Ishita dengan menciumnya, namun nahasnya ia salah sasaran. Yang dicium adalah perawat rumah sakit. Raman pun didamprat habis-habisana.

Ishita tertawa melihat pemandangan itu. Ia tak habis pikir bagaimana bisa suaminya begitu? tetapi sang perawat kemudian menjelaskannya, kalau tetiba Raman menciumnya. Raman semakin bingung, ia menjelaskan pada Ishita. Dan Ishita tertawa.

Raman meminta bantuan Romi untuk menjadi pendukungnya. Ia hanya ingin memberikan kejutan pada istrinya saja. Romi pun menghindar, katanya Raman rakus. Dan semuanya kembali menjadi lucu saat Raman dikejar oleh perawat tersebut.

Ishita menolong Raman. Ia memegangi tangan perawat dan mengatakan kalau suaminya bukan penjahat. Dan ia hanya ingin mengejutkan dirinya karena ia sedang sakit. Ishita meminta maaf pada perawat, untung saja perawat mau menerima permintaan maaf itu. Kata Ishita, suaminya tidak mungkin sengaja mencium dirinya.

Raman berkata lagi, bahwa ia menganggap perawat tua itu sebagai ibunya. Jadi tidak mungkin ia akan melakukan pelecehan seksual. Itu adalah ungkapan kasih sayang anak pada ibunya, ujar Raman cemas. Sedangkajn Ishita masih tertawa sambil menjelaskan pada perawat untuk membela suaminya.

Mendengar penjelasan Raman, nampaknya sang perawat mulai mengendur. Ia tersipu malu dan mengatakan kalau dirinya terharu dengan pengakuan Raman. Akhirnya sang perawat gantian mengejar Raman ingin menciumnya. Raman mengelak, ia terjatuh di ranjang, perawat pun bisa menciumi pipinya sambil mengatakan kalau ciuman itu adalah bukti kasih sayang ibu pada anaknya. Ishita tertawa ngakak melihat pemandangan itu. Romi datang dan mengejek Raman.

LEAVE A REPLY