Home Berita Utama Mengaku Dianiaya Dalam Aksi 112 Dua Wartawan Metro TV Lapor Polisi, Netize:...

Mengaku Dianiaya Dalam Aksi 112 Dua Wartawan Metro TV Lapor Polisi, Netize: “Kerjaannya Mempolitisir Berita Sih”

710
0
SHARE

Bebas.id – Aksi Doa Bersama dan Dzikir akbar atau yang dikenal dengan akis 112, sedikit tercoreng karena pemberitaan adanya pemukulan oleh oknum diduga peserta aksi 112. Berita itu datang dari wartawan Metro TV bernama Desi Fitriani dan Ucha Fernandez.

Keduanya dipaksa untuk keluar dari masjid istiqlal sata meliput aksi 112 yang terjadi pada hari Sabtu, 11 Februari 2017.

Dilaporkan oleh TribunNews.com, 13 (2/2017) keduanya sudah melaporkan perbuatan tidak menyenangkan ini kepada pihak berwajib.

Dan kini kasus tersebut sedang ditangani oleh kepolisian setempat. Menanggani berita ini, FUI selaku penyelenggara mengaku belum menerima kabar lebih lanjut mengenai adanya inbsiden tidak menyenangkan ini.

Sebelumnya, wartawan dari Metro TV ini mengaku hendak meliput acara dzikir dan doa bersama yang diadakan oleh ummat Islam Indonesia, yang dihadiri oleh jutaan muslim dari seluruh negeri, namun ketika sudah ada di lokasi, keduanya mengaku dipukul dan diusir oleh oknum peserta.

Desi yang bertindak sebagai reporter mengaku mendapatkan luka ringan di beberapa bagian tubuh, sedangkan Ucha selaku reporter mengaku tertekan.

Dilaporkan sebelumnya, aksi 112 awaknya akan dilakukan dengan cara longmarch, tindakan itu dilakukan demi memprotes lambannya pemerintah dalam memproses kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakartam, Ahok alias Basuki Tjahya Purnama.

Aksi tersebut merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya. Meski awalnya hendak dilakukan di jalan, namun aksi tersebut akhirnya dibatalkan dan dipindahkan ke masjid istiqlal.

Paslon Gubernur DKI Hadir dalam Aksi 112

Turut hadir dalam aksi tersebut para petinggi MUI, Pejabat, Ulama dan sejumlah Habaib. Bahkan nampak dalam aksi tersebut dua pasangan calon Gubernur DKI Jakarta, yakni, Agus Sylvi dan Anis Sandi. Dari foto yang beredar, keduanya nampak khusyuk melantunkan dzirkir dan doa bersama.

Agus Sylvi dan Anies Sandi nampak saling rapat dengan menggenggam tangan. Agus meninggalkan lokasi sekitar pukul 08.15WIB, menurutnya aksi tersebut murni ibadah dan merupakan bentuk kerukunan di Indonesia, tidak ada unsur politisisasi seperti yang dituduhkan banyak pihak.

Agus juga menilai, pihak-pihak yang selama ini menuduh aksi ummat Islam adalah tindakan makar, sebaiknyaa berkaca diri lagi. Karena ia juga hadir di sana bukan sendiri, melainkan ada Anies Sandi yang juga pasangan calon Gubernur DKI.

Yang tidak nampak hanya Jarot, selaku wakil dari paslon Ahok.

Komentar Netizen Soal Insiden Wartawan Metro TV

Menanggapi isu yang beredar soal pemukulan, netizen justru berkomentar lain. Mereka menilai apa yang terjadi wajar saja, mengingat selama ini Metro TV kerap memelintir pemberitaan tentang ummat Islam.

Bahkan beberapa waktu lalu, sempat mencuat cuitan dari produser Metro TV yang menghina ummat Islam secara terang-terangan di twitter.

Dengan adanya insiden itu, jika memang benar, netizen mengharapkan pihak Metro TV menyadari kesalahannya, bukan malah memperkeruh suasana. Mengingat selama ini Metro TV sering ditolak meliput di banyak kejadian. (RD)

 

LEAVE A REPLY