Home Berita Utama Terbongkar Identitas Penyebar Brosur ”Kampanye Hitam” Anies-Sandi

Terbongkar Identitas Penyebar Brosur ”Kampanye Hitam” Anies-Sandi

327
0
SHARE

Bebas.id – Pilkada DKI sudah dekat. Serang menyerang melalui kampanye hitam berlangsung seru. Bukan cuma sekali, namun sudah sering dan wajar terjadi di manapun dan kapanpun.

Anies Sandi, salah satu paslon mendapatkan serangan kampanye hitam entah dari siapa. Brosur kampanye hitam sampai 2 truk ditemukan oleh panwaslu. Dan kemudian diteruskan kepada kepolisian.

Dilaporkan oleh Tribunnews, Selasa (14/2) pelaku kampanye hitam terhadap Anies Sandi akhirnya ditemukan.

Ternyata pelakunya adalah jasa penyedia sebar brosur. Seorang wanita bernama Novi.

Panwaslu Jakarta Barat sudah memeriksa seorang wanita bernama Novi, pemilik jasa usaha penyedia jasa sebar brosur, Senin (13/2/2017).

Novi diperiksa bersama dengan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu).

“Bahwa dia sebagai penyedia jasa (penyebaran brosur). Dan itupun tidak hanya akses satu orang saja. Tapi ada tiga akses (pelanggan) melalui Pak Novi tersebut,” ujar Ketua Panwaslu Jakbar Puadi kepada wartawan, di kantornya, Jalan Kebon Jeruk Raya, Senin (13/2/2017).

Brosur Kampanye Hitam Serang Paslon Anies Sandi

Jumat, (10/2/2017) panwaslu menemukan dua kontainer atau jutaan brosur kampanye hitam berisi keburukan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Dua truk kontainer tersebut ditemukan di sebuah rumah kontrakan di kawasan Kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Lembaran brosur yang isi dan gambarnya berkaitan dengan keburukan pasangan calon nomor urut 3, yakni Anies Rasyid Baswedan dan Sadiaga Salahuddin Uno (Sandi Uno), ditemukan di rumah kontrakan di Kawasan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Jumat (10/2/2017)

Dari brosur bertuliskan “10 Kebohongan Anies-Sandi’ yang ditemukan itu, Panwaslu Kota Jakarta Barat lalu memeriksa seorang wanita bernama Novi.

“Jadi, Novi ini ada di dalam sebuah rumah kontrakan, serta rumah kontrakannya, emang yang dijadikan tempat untuk menyimpan brosur kampanye hitam Anies-Sandi tersebut.  Novi ini dipanggil untuk memberikan keterangan resmi itu ya pada Senin (13/2/2017) besok. Suratnya sudah dilayangkan,” kata Puadi kepada awak media, Minggu (12/2/2017) sore ini.

Penemuan tersebut terjadi atas laporan ketua karang Taruna Kelurahan Duri Kepa, bernama H. Rojali. Atas terjadinya penemuan ini, kapolri dan panwaslu menghimbau mengingatkan agar masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Apalagi menjelang Pilkada DKI Jakarta.

 

LEAVE A REPLY