Home Tips 5 Tips Praktis dan Menarik Membuat Curiculum Vitae untuk Melamar Beasiswa yang...

5 Tips Praktis dan Menarik Membuat Curiculum Vitae untuk Melamar Beasiswa yang Bisa Kamu Coba

171
0
SHARE

Hendak melamar kerjaan, satu di antara sekian syarat yang kamu harus siapkan adalah CV atau Curiculum Vitae. Selain itu, tentunya ada pendukung lain. Mengenai CV sendiri, mengapa sangat diperlukan? karena CV adalah identitas dari dirimu.

Nah, kalau kamu sedang berusaha membuat CV, terutama untuk melamar beasiswa, sebaiknya kamu perhatikan juga tips singkat berikut. Ngga lama kok, membacanya ngga sampai 5 menit. Terus, kamu bisa nulis. Tentu saja tips cara membuat CV untuk melamar kerja atau beasiswa menjadi penting, mengingat kedudukan dokumen itu.

Cara membuat CV untuk melamar beasiswa

1.Tuliskan data pribadi dan status pendidikan dengan lengkap ngga pakai bahasa alay, ya!

Penting banget, status pendidikan, data diri lengkap dan juga terus terang. Maksudnya, ngga usah bertele-tele dalam menuliskannya. Tulis mulai dari nama lengkap, umur, semua data sesuai KTP.

Kemudian, tuliskan juga apa yang perlu, jangan menulis terlalu panjang. Secukupnya saja. Nah, kalau udah, tuliskan status pendidikan. Lengkap juga lo, jangan sampai salah atau singkat-singkat.

Data pertama ini akan dijadikan penilaian awal, jadi, diterima atau nggaknya pengajuan beasiswa kamu salah satunya tergantung dari cara kamu menuliskannya, faham? oke, lanjut ke tips berikutnya, ya!

2.Tulis juga karya ilmiahmu yang pernah dipublikasikan, baik di media atau di manapun, point ini akan jadi pertimbangan untuk menerimamu

Pernah nulis tentang riset, opini atau semisalnya? cantumkan saja. Point tertingginya sih media massa cetak kayak koran gitu. Meski ngga menutup kemungkinan media massa online juga diperhitungkan.

Nah, karya tulis ilmiahmu harus kamu cantumkan juga. Ini akan jadi nilai plus dan point penting untuk menerima lamaran beasiswamu.

Kalau blogmu hanya berisi curhatan atau sekedar coretan iseng, mending jangan disertakan ya! Karya ilmiah saja.

3.Prestasi, yap kamu punya prestasi apa yang sekiranya menunjang beasiswamu

Maksudnya begini, kamu mendaftar beasiswa untuk kuliah jurusan nuklir di Amerika Serikat, nah, prestasimu sebagai juara 1 dalam lomba masak sekelurahan ngga usah dicantumin. Karena ngga menunjang.

Kalau mau cantumin, yang ada relevansinya dengan jurusan yang kamu ambil. Kalau ngga ada, gimana? ya ngga usah dicantumin. Kosongkan saja. Hanya saja, pertimbangan mencantumkan prestasi dalam CV kamu akan menjadi nilai plus dan point pertimbangan menerima kamu. Jadi ini penting.

4.Pengalaman yang kamu miliki, rangkum dan tulis semuanya

Selain prestasi, dan karya ilmiah, pengalaman juga menjadi nilai plus buat kamu. Beneran, misalnya, kamu melamar beasiswa ke Amerika, nah pengalamanmu hidup di Amerika selama 5 tahun akan jadi bahan pertimbangan bagi tim penilai.

Pokoknya sertakan pengalaman yang ada relevansi dan korelasinya. Jangan asal-asalan.

5. Kompetensi dan Relevansi

Dari semua data yang kamu tulis, tim penilai akan mampu melihat kompetensi yang bisa kamu kerjakan atau kamu miliki, lo. Tulis juga ya!

LEAVE A REPLY