Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 262 ANTV Hari Ini Minggu 11 April 2017: Raman...

Sinopsis Mohabbatein Episode 262 ANTV Hari Ini Minggu 11 April 2017: Raman Terbakar Cemburu Karena Hubungan Ishita dan Maani

1055
0
SHARE

Sinopsis Mohabbatein 262 – Sebelum sudah dikisahkan Raman tidak bisa berdiam diri ketika Ishita dihina. Bahkan diancam oleh Ashok dan yang lain. Makanya Raman segera memproses secara hukum. Ia menghubungi pengacaranya Tuan Ashari. Vandu menceritakan semuanya pada Ishita, dan Ishita terharu, ia menangis. Betapa besar pengorbanan Raman untuk dirinya.

Romi dan Sarika juga bertengkar hebat. Bahkan Sarika melaporkan Romi atas tuduhan pelecehan seksual. Nyonya Bhala marah besar atas semua perlakuan Sarika pada Romi. Ia pun akhirnya mengancam Sarika. Raman dan Ishita justru berusaha mendamaikan kedua belah pihak. Raman berhasil membujuk Sarika. Begitu juga dengan Ishita. Bahkan Ishita yang akan menjamin kalau keluarga suaminya akan baik kepadanya asal, ia mau mencabut laporan dan berbuat baik kepada Romi.

Sinopsis Mohabbatein episode 262 ANTV

Di dapur, Nyonya Bhala sedang menyiapkan makanan seorang diri. Tadinya ada Amma, tapi Amma sudah pergi karena ada beberapa hal yang harus dilakukan. Ishita datang ke dapur, melihat ibu mertuanya sedang sibuk, ia pun menyempatkan diri untuk bertanya, sayangnya ia sendiri harus segera berangkat kerja.

Nyonya Bhala memintanya mengambilkan susu, Ishita menolak. Nyonya Bhala marah, lalu mengambil sendiri. Tetapi Ishita mendahuluinya dan mengambil susu di kulkas sambil tertawa.

Nyonya Bhala tersenyum kemudian menjawil pipi Ishita gemas. Ishita meminta maaf pada Nyonya Bhala. Dan Ishita mencium Nyonya Bhala. Kemudian Nyonya Bhala mengatakan kalau Ruhi sedang pergi diajak Tuan Bhala.

Nyonya Bhala berkata agar Ishita menelphone tukang AC, karena AC di ruang tamu rusak. Ishita mengiyakan, ia kembali ke depan membawa minuman untuk Raman. Sesampai di depan Raman bukannya menyambut, namun ia tersenyum dingin.

Raman masih memikirkan hubungan antara Ishita dan Maani, meski Ishita sudah mengatakan kalau Maani hanya teman akrab saja. Tapi Raman masih terpikir perkataan Maani, Maani mengatakan pernikahan keduanya hanya komitmen saja.

Dalam arti sesungguhnya, keduanya menikah karena ada Ruhi. Jika bukan karena Ruhi, kata Maani, Ishita sudah bercerai dari Raman. Ishita heran dengan perubahan sikap Raman. Ia menegur dan mempersilahkan Raman minum teh yang disajikan.

Sesampai di kantor, Raman meminta Mihir kerja lembur. Karena dokumen harus diselesaikan segera. Makanya Mihir diminta menemaninya. Mihir tidak menolak, tapi Mihir sempat bertanya kenapa Raman begitu lesu dan tidak seperti biasanya?

Raman tak menghiraukannya. Ia justru meminta tolong agar Mihir mengambilkan minuman. Mihir menggoda apa di rumah tidak dibuatkan minuman oleh kakak? Raman cemberut kemudian menyuruh Mihir pergi.

Tentu saja Mihir pergi tapi masih tetap mencandai Raman. Raman kesal bukan main, Mihir justru tertawa ngakak. Raman tak bisa konsentrasi, Maani terus saja menjadi pikirannya.

LEAVE A REPLY