Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 269 ANTV Hari Ini Minggu 18 April 2017: ...

Sinopsis Mohabbatein Episode 269 ANTV Hari Ini Minggu 18 April 2017: Raman Patah Hati dan Mulai Ragu dengan Cinta Ishita

1232
0
SHARE

Sinopsis Mohabbatein 269 – Raman tak juga kunjung reda dari amukannya. Bahkan berhari-hari ia diam. Ishita dan dirinya saling mendiamkan. Ishita seakan tidak merasa bersalah atas apa yang dilakukannya dengan Maani. Nyonya Bhala akhirnya tahu masalah yang terjadi antara Ishita dan Raman. Meski begitu Nyonya Bhala berusaha untuk tidak memihak salah satunya. Bahkan beliau pura-pura tidak tahu, tetapi pada beberapa kesempatan selalu berusaha untuk menyndir. Tuan Bhala tidak setuju dengan semua itu.

Nyonya Bhala ngeyel, kalau ia tidak akan pernah diam ketika anaknya sedang didera masalah. Tapi ia juga tidak bisa mencampuri urusan rumah tangga orang. Sehingga Nyonya Bhala ingin membantu tapi bingung harus dari mana. Bagaimana kisah selanjutnya?

Sinopsis Mohabbatein episode 269 ANTV

Raman duduk termenung di kantornya. Bayangannya kembali menerawang ketika ia memergoki Ishita dan Maani berpelukan di tempat les karater Ruhi. Perkataan Maani kepada Ishita, bahwa ia mengajak Ishita menikah dan menceraikan Raman sangat menohok hatinya.

Semua itulah akar permasalahan di dalam rumah tangganya. Karena hal itu juga akhirnya Raman berpikiran buruk. Selama ini Ishita puasa untuknya, selama ini Ishita melakukan banyak hal untuknya namun ternyata semuanya bohong, pikir Raman.

Raman mulai tertunduk lesu. Ketika ingat, Ishita mengiyakan ajakan Maani. Namunj Raman tidak tahu kalau keduanya cuma bercanda. Dan perkataan setelahnya Raman tidak mengetahui. Ishita mengatakan kalau Maani terjebak dalam romantisme novel Ravan Kumar.

Dan Maani juga berkata kalau ia selalu merestui pernikahan Raman dan Ishita. Ishita dan Maani tertawa bersama setelah bercanda. Raman yang melihatnya tanpa konfirmasi dulu merasa cemburu. Ia merasa Ishita berkhianat dan sudah selingkuh dengan Maani. Nyonya Bhala pun menjadi benci pada Maani.

Ishita pulang ke rumah setelah menjemput Ruhi. Di rumah ia kembali mengatakan kalau sekarang tidak akan ada halangan bagi Raman untuk menjadi pemimpin perusahaan terbaik di Asia.

Di kantor, Raman termenung sendirian dengan wajah mengiba. Matanya bengkak konsentrasinya buyar. Tak ada yang berhasil dipikirkan dengan baik. Bahkan ketika Mihir datang, Raman juga tidak menjawab dengan baik.

Mihir pun mengira kalau Raman ada masalah. Ishita masih saja bergumam sendiri kalau ia adalah lelaki paling sial, sebab begitu saja percaya dengan kelakuan Ishita. Raman mulai patah hati. Raman mulai menyangsikan kesetiaan istrinya.

Raman pulang ke rumah dengan pikiran kacau. Ia masih saja teringat dengan perkataan Ishita dan Maani. Di rumah Ishita menemui Nyonya Bhala yang sedang membuat Nelu untuk Raman.

Ishita bertanya pada Nyonya Bhala di mana Raman? Nyonya Bhala menjawab, kalau Raman tadi pamit untuk menjemput dirinya dan Ruhi. Ishita terkejut bukan main mendengarnya.

LEAVE A REPLY