Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 273 ANTV Hari Ini Kamis 22 April 2017: Ishita...

Sinopsis Mohabbatein Episode 273 ANTV Hari Ini Kamis 22 April 2017: Ishita Berubah, Raman Mengatakan Istrinya Pengkhianat

545
0
SHARE

Sinopsis Mohabbatein 273 – Bukan dendam, namun lebih karena Raman merasa harga dirinya sebagai lelaki telah terhina. Maani diam-diam membeckingnya sehingga ia berhasil mendapatkan jabatan. Namun di balik semua itu, ia justru semakin curiga kalau Maani dan Ishita selingkuh. Karena beberapa kali ia memergoki dengan mata kepalanya sendiri Maani dan Ishita berpelukan.

Pada pesta Raman, Ishita dimaki-maki dan dipermalukan di depan umum. Kemarahan Raman tidak bisa lagi dibendung. Bahkan beberapa anggota keluarganya juga tidak bisa lagi mencegahnya. Beberapa waktu kemudian, Raman melihat lagi Maani memegang tangan Ishita sedangkan Ishita menangis.  Raman semakin tidak percaya pada Ishita. Sudah kedua kalinya ia melihat hal itu dan Raman yakin, kalau ditanya maka jawaban Ishita hanya, “Maani adalah teman akrab.” Tidak ada yang lain makanya ia marah.

Sinopsis Mohabbatein episode 273 ANTV

Raman menatap adegan yang membuat hatinya panas. Ishita berlari kecil meninggalkan gedung, Maani mengejarnya dari belakang. Bahkan Maani sempat memegang tangannya, kemudian Ishita menepis Maani dan meninggalkan gedung sambil menangis. Raman berkerut dahinya. Dadanya menggeloar, ia terbakar api emosi berat.

Raman meski emosi, tetapi ia menitihkan air mata. Hatinya terluka. Ia berguman kecil kalau Ishita adalah pengkhianat yang tidak bisa dipercaya, bagaimana ia bisa menjadi istri yang baik.

Ishita sampai di mobil, tangisnya meledak. Ia teringat makian Raman dan juga pujian Raman untuk Shagun. Hatinya benar-benar terluka dan entah bagaimana bisa diobati. Tetapi Ishita sadar kalau pangkal semua masalah ada pada dirinya.

Awalnya, ia memeluk Maani karena hanya sebatas teman dan tidak lebih. Dialog dalam tempat latihan karate Ruhi juga sebatas itu dan di akhirnya, ia memuji Raman sebagai suami, sahabat, teman, terbaik di dunia.

Raman terburu-buru. Begitu juga Maani hanya menganggapnya teman. Atas apa yang terjadi malam itu, Raman pasti tidak akan lagi percaya pada Ishita.

Ketika sudah merasa tenang, Ishita mencoba mencari kunci mobilnya namun tidak ketemu. Padahal ia bermaksud pulang. Ishita gelagapan, tetiba petugas keamanan datang bertanya apakah ia kehilangan kunci mobil?

Ishita yang sedang dalam keadaan tidak stabil langsung membentak petugas itu, katanya kenapa bertanya lagi bukankah ia melihat kalau Ishita sedang kelabakan mencari kunci mobilnya? Petugas menyerahkan lalu meminta maaf pada Ishita dan pergi.

Raman memandangi Ishita dari jauh. Ia membatin kemana Ishita akan pergi malam-malam begitu, sendirian lagi? Raman melepas gelang emas yang diberikan Ishita tadi. Lalu melemparnya begitu saja dengan ekspresi jijik.

Tak tega tapi Raman sudah terbakar cemburu dan tidak percaya lagi pada Ishita. Ia pun mengatakan kalau Ishita adalah pengkhianat yang tidak akan mungkin bisa dimaafkan lagi.

LEAVE A REPLY