Home Sinopsis Film & Drama Terbaru Sinopsis Film & Drama India Sinopsis Mohabbatein Episode 284 ANTV Hari Ini Selasa 3 Mei 2017: Ishita...

Sinopsis Mohabbatein Episode 284 ANTV Hari Ini Selasa 3 Mei 2017: Ishita Salah Menangkap Permintaan Raman, Raman Kikuk

1487
0
SHARE

Sinopsis Mohabbatein 284 – Di mana ada usaha di situlah ada jalan. Pepatah itu sangat cocok untuk orang yang mau bekerja keras. Karena dengan bekerja keras semuanya akan mudah didapat. Dan kerja keras tidak akan pernah menipu, pasti ada hasil. Sekarang Raman pun berusaha meminta maaf kepada Ishita, meski Ishita cuek. Ia menyanggupi permintaan Raman untuk berjalan bersama, keluar dan semisalnya. Namun semuanya dilakukan demi Ruhi.

Selintas ia teringat dengan perkataan Maani. Tapi Raman jadi sadar kalau selama ini ia kurang memprioritaskan keluarga. Hanya sibuk kerja dan kerja lagi. Raman menyadari, mungkin perkataan Maani benar. Dan sudah saatnya ia mengubah diri.

Sinopsis Mohabbatein 284 ANTV

Raman masih menunggu penjelasan Bhala, ternyata maksud Bhala dengan kontrasepsi adalah agar suami mengambil inisiatif sendiri. Sehingga keadaan tidak kaku lagi. Makanya, dengan menunjukkan alat tersebut istri akan tahu kalau semuanya harus dijalani. Setelah itu, Bhala memberikan penjelasan panjang lebar. Raman mengangguk setuju, kontrasepsi itu semacam jalan tengah agar bisa diterjemahkan dalam bahasa hati.

Raman pun pamitan pulang. Tapi Bhala mencegah, ia mendesak agara Raman mengatakan siapa temannya itu. Tapi Raman justru mencari alasan  lain agar bisa tidak menjawabnya. Raman berpura-pura menelphone seseorang. Akhirnya Bhala pun menyerah dan mengatakan semoga Raman berhasil.

Raman teringat malam pertama bersama Ishita. Ia dan Isita di hotel, kemudian Raman memesan sesuatu kepada pelayan hotel. Yang dimaksudkan adalah obat, ternyata isinya adalah alat kontrasepsi. Raman sempat mengelak sambil mengatakan ia tidak akan menyentuh Ishita, begitu juga dengan Ishita, ia mengatakan hal yang sama.

Raman tersenyum gugup. Ia kemudian berjalan pulang. Sesampai di rumah, Raman langsung masuk ke dalam kamarnya. Dan ia mencari tahu di manakah harus meletakkan alat tersebut agar Ishita bisa melihatnya.

Raman mondar-mandir sendiri. Ia letakkan di sofa, rasanya terlau vulgar. Di atas ranjang, ah, Raman tak juga menemukan kecocokan. Akhirnya ia berinsiatif meletakkan di meja rias. Dan benar. Raman meletakannya di sana. Tapi kemudian ia mendengar Ishita bertanya pada Neelu apakah tukang obat sudah datang mengantar pesanan? Nelu mengatakan sudah ia letakkan di dalam kamar.

Ishita berjalan ke kamar, sesampai di sana ia melihat Raman. Ishita bertanya kenapa Raman di sana? Raman hanya menjawab sedang memperbaiki laci, karena macet. Raman akhirnya keluar, Ishita melihat ke meja rias. Ia heran, kenapa ada alat kontrasepsi di sana. Raman sangat senang karena ia yakin Ishita pasti tahu keinginannya malam ini.

Ishita terheran, kenapa justru ada alat kontrasepsi? apakah tukang obat sudah gila kata Ishita sendiri. Ishita menelphone tukang obat, kemudian memarahinya. Karena ia meminta obat sakit perut.

Raman masuk dengan wajah senang, ia bertanya sesuatu hal sambil memancing minat Ishita. Ishita canggung.

LEAVE A REPLY